Hari:Selasa, 1 oktober 2019

Nama:Andre Winata
Nim:C1061191103


Teori Asam Dan Basa

Definisi Bronsted-Lowry. Asam adalah Zat yang menyediakan Proton, dan Basa menerima proton.
 . Pengertian Asam Basa
Asam dan basa merupakan zat kimia yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari hari.
1. Asam
Istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin “Acetum” yang berarti cuka, karena diketahui zat utama dalam cuka adalah asam asetat.secara umum asam yaitu zat yang berasa masam.
2. Basa
Basa (alkali) berasal dari ahasa arabyang berarti abu. Secara umum basa yaitu zat yang berasa pahit bersifat kaustik.
Mengidentifikasi asam – basa dengan kertas lakmus




Asam dalam pelajaran kimia adalah senyawa kimia yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan dengan pH lebih kecil dari 7. Dalam definisi modern, asam adalah suatu zat yang dapat memberi proton (ion H+) kepada zat lain (yang disebut basa), atau dapat menerima pasangan elektron bebas dari suatu basa. Atau Asam adalah zat (senyawa) yang menyebabkan rasa masam pada berbagai materi. Contoh asam : jeruk nipis, lemon, dan tomat. Ciri - ciri : - Rasanya asam          
- Dapat menimbulkan korosif
                - Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah
                - Ph < 7
                - Menghasilkan ion H+

- Dapat menimbulkan korosif
                - Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah
                - Ph < 7
                - Menghasilkan ion H+

- Dapat menimbulkan korosif
                - Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah
                - Ph < 7
                - Menghasilkan ion H+
Definisi asam:

  • Menurut Boyle: asam adalah zat yang dapat memerahkan lakmus biru
  • Menurut Arrhenius: asam adalah zat yang jika dilarutkan dalam air akan melepaskan ion hidrogen (H+)
  • Menurut Bronsted-Lowry: asam adalah pendonor proton (H+)
  • Menurut Lewis: asam adalah akseptor elektron


Asam organikSunting

Asam organik adalah asam karboksilat atau asam yang terbentuk karena persenyawaan dengan senyawa organik (misalnya hidrokarbon).
Contoh asam organik:
  • Asam asetat (CH3COOH)
  • Asam benzoat (C6H5COOH)
  • Asam format (HCOOH)
Semua asam organik adalah asam lemah.


Sunting

Asam anorganikSunting

Asam anorganik adalah asam yang terbentuk karena persenyawaan dengan senyawa anorganik (misalnya hidrogen dengan klorin). Asam anorganik ada yang merupakan asam kuat, yaitu:
  • Asam sulfat (H2SO4)
  • Asam klorida (HCl)
  • Asam nitrat (HNO3)
  • Asam bromida (HBr)
  • Asam iodida (HI)
  • Asam klorat (HClO4)
Asam selain asam-asam di atas merupakan asam lemah, contoh:
  • Asam askorbat
  • Asam karbonat
  • Asam sitrat
  • Asam etanoat
  • Asam laktat
  • Asam fosfat


Basa adalah senyawa kimia yang menyerap ion hidronium ketika dilarutkan dalam air. Basa memiliki pH lebih besar dari 7. Atau Basa adalah zat (senyawa) yang dapat bereaksi dengan asam, menghasilkan senyawa yang disebut garam. Contoh basa : sabun mandi, sabun cuci, sampo, pasta gigi, pupuk, obat mag. Ciri - ciri : - Rasanya pahi
Basa menurut Svante Arrhenius

Garam atau nama senyawa kimianya "Natrium Klorida" (Nacl) dalam pelajaran kimia adalah senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion), sehingga membentuk senyawa netral (tidak bermuatan). Rumusnya : Asam + Basa ~ Garam + Air

Indikator terbagi menjadi dua yaitu : 1). Indikator Alami
adalah indikator yang terbuat dari 
    ekstrak tumbuh - tumbuhan tertentu 
    yang memiliki warna.
    Contohnya ada : 
     1. Kunyit
         Dalam asam berwarna kuning cerah
          ~  ||  ~ basa berwarna jingga

     2. Kubis kol merah antosian
          Dalam asam berwarna merah
  ~  ||  ~ basa berwarna hijau (basa lemah)
                                          Kuning (basa kuat)
3. Ekstrak bunga kembang sepatu
          Dalam asam berwarna merah cabe
           ~  ||  ~ basa berwarna hijau
2). Indikator Buatan
     adalah indikator yang dibuat di pabrik.
     Contohnya ada : 
      1. Asam 
        Dalam lakmus merah berwarna merah
          ~      ||        ~   biru berwarna merah
      2. Basa 
        Dalam lakmus merah menjadi biru
          ~      ||        ~   biru menjadi biru
     3. Netral




sifat asam
Makan makanan asam boleh, tapi jangan kebanyakan ya (Sumber: Giphy.com)
SIFAT ASAM DAN BASA
Asam dan basa merupakan dua senyawa kimia yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Secara umum, zat–zat yang memiliki rasa masam itu mengandung asam, misalnya asam sitrat pada jeruk, asam asetat pada cuka makanan, serta asam benzoat yang digunakan sebagai pengawet makanan.
Kemudian, basa adalah senyawa yang mempunyai sifat licin, rasanya pahit seperti obat dan sabun, kemudian ada beberapa jenis basa yang bersifat korosif (penyebab karat) dan kausatik (merusak kulit).
Meskipun asam dan basa dapat dibedakan dari rasanya, tetapi tidak disarankan lho ya (dilarang) untuk mencicipi asam atau basa yang ada di laboratorium, berbahaya, nanti kamu kenapa-kenapa lagi, soalnya kandungannya itu beda.

Reaksi asam–basa merupakan reaksi kimia yang melibatkan pereaksi asam dan basa, yang dapat digunakan dalam menentukan pH. Beberapa kerangka teoritis menyediakan konsepsi alternatif bagi mekanisme reaksi dan aplikasinya dalam penyelesaian masalah terkait; kerangka tersebut dikenal sebagai teori asam–basa, sebagai contoh, teori asam basa Brønsted–Lowry.
Pentingnya reaksi ini menjadi terlihat jelas dalam analisis reaksi asam–basa bagi spesi fasa gas dan cair, atau ketika sifat suatu asam dan basa tidak terlihat begitu jelas. Konsep pertama reaksi ini dikemukakan oleh kimiawan Perancis Antoine Lavoisier, sekitar tahun 1776.[1]

Komentar